Sabtu, 14 September 2013

Perbedaan Sunni dan Syiah

Perbedaan Sunni dan Syiah tentu menarik perhatian banyak kalangan, lantas dimanakah letak beda antara dua aliran besar Islam, Sunni dan Syiah?.  Ternyata, menurut Ketua Ikatan Jamaah Ahlul Bait Indonesia (IJABI) Jalaluddin Rahmat, perbedaan Sunni dan Syiah terletak pada dasar hadits yang digunakan kedua mazhab besar itu.

"Sunni mempunyai empat mazhab yaitu Hambali, Syafi'i, Maliki serta Hanafi. Apakah ajaran keempat mazhab itu sama? Tidak ada yang berbeda," katanya pada seminar dan deklarasi Majelis Sunni Syiah Indonesia (MUHSIN) di Masjid Akbar, Kemayoran, Jakarta, pada hari Jumat (20/5).

Jalaluddin mengungkapkan bahwa beda Sunni dan Syiah hanya terletak pada hadits. Jika hadits Sunni yang paling besar berasal dari sahabat nabi seperti Abu Hurairoh, maka hadits Syiah berasal dari Ahlul Bait (Keluarga Nabi Muhammad SAW). "Jadi ini bukan menandakan bahwa ajaran Sunni itu salah, dan Syiah sebaliknya," katanya.

Hal serupa juga diutarakan oleh Duta Besar Iran untuk Indonesia yakni Mahmoud Farazandeh, yang menyebut "Perbedaan Sunni dan Syiah di Iran lebih bermuatan politik."

Sementara itu Pandu Iman Sudibyo, salah satu penganut mazhab Syiah dari Bengkulu, memberikan contoh praktik Syiah di daerahnya yang disebut tidak mendiskriminasi penganut aliran Syiah di Bengkulu. "Kami hidup rukun dan kami lebih mengedepankan rasional," kata ketua IJABI Bengkulu tersebut.

Di Provinsi Bengkulu, katanya, setiap tahun ada perayaan Tabot untuk menghormati kematian Husain bin Ali bin Abi Thalib, cucu nabi, yang bertepatan dengan hari Asyuro (10 Muharram). "Banyak turis asal Iran yang melihat perayaan Tabot di Bengkulu," katanya.

Nah itu tadi sedikit informasi tentang perbedaan Islam Syiah dan Sunni, semoga memberikan kalian semua gambaran mengenai Syiah dan Sunni.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar